Sabtu, 18 Juni 2011

Agar doa dan impian cepat terkabul (bag.2)

Pada postingan yang lalu kita membicarakan 3 hal yakni sariat, hakikat, makrifat. Sekarang bagaimana sebenarnya peranan ketiga hal tersebut merupakan faktor yang sangat menentukan dalam memohon doa dan bermunajah kepada Allah.
Seperti kita ketahui bahwa sariat sama dengan bekerja atau berusaha, hakikat adalah keyakinan dan makrifat adalah tujuan dari usaha kita. Bahwa ketiga hal tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan agar doa-doa bisa lebih cepat terkabulkan.
Sebuah contoh disini dapat kita ambil misalnya, kita berniat dalam waktu sebulan harus mempunyai modal usaha 100 juta rupiah. Sedangkan saat ini kita masih mencari usaha apa yang tepat agar dalam waktu singkat yakni satu bulan bisa terkumpul 100 juta. Niat merupakan kehendak yang datang dari benak kita, seharusnya dia lebih kepada keinginan hati yang kuat. Untuk itu mulai bersariat atau berusaha agar hati mulai mengetarkan energi sebagi tali keyakinan. Bersariat perlu sebuah ilmu, usaha apa yang ingin dijalankan haruslah tau seluk-beluknya terlebih dahulu, agar dalam melangkah memulai usaha sudah lebih siap dan matang. Setalah menjalankan usaha dengan ilmu dan pengetahuan muncul hasil, sehingga datanglah keyakinan. Jadi keyakinan dasarnya adalah ilmu pengetahuan, tanpa ilmu keyakinan bisa disebut buta (keyakinan buta). Dengan keyakinan yang mantap dan tanpa putus atau tanpa keraguan lagi, maka tujuan apa saja akan berhasil dengan cepat. Apa yang kita makrifatkan (yang menjadi impian sebagai tujuan) bisa di dapatkan dengan segera. Alhamdulillah.
Seperti apa hubungannya dengan doa. Kata Allah, hambaKu yang tidak berdoa dan tidak meminta kepadaKu merupakan manusia yang sombong. Bagi Allah doa pasti dikabulkan 100%, tapi bagi hamba kedudukannya harap-harap cemas, dikabulkan apa ga? Dikabulkan apa ga? Pastilah hati bisa terbolak balik karenanya. Dapat dibayangkan orang yang tidak mau berdoa sama sekali, yang berdoa saja masih harap-harap cemas. Jadi jelaslah bahwa manusia yang tidak berdoa merupakan manusia yang sombong dihadapan Allah SWT.
Bersambung………………

1 komentar:

  1. Ass.....bener pak, tapi gimana caranya supaya kita yakin doa kita dikabulkan Allah, kaerena merasa banyuak dosa jadi kadang pesimis..... mohon pencerahannya pak.. trims...

    BalasHapus

Semua amalan yang ada di blog ini bisa dimiliki oleh siapa saja.
Silahkan baca Ketentuan Layanan jika anda merasa doa atau tutorial amalan disini bermanfaat buat anda.